Survei: Setelah Debat Capres, Jokowi Tetap Unggul
Jakarta – Hasil riset Lembaga Survei Indonesia menyatakan elektabilitas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla lebih unggul dibandingkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa setelah digelar debat calon presiden dan wakil presiden tadi malam, Senin, 9 Juni 2014.
Angka keterpilihan Jokowi tercatat rata-rata 47,5 persen, sedangkan Prabowo sebesar 36,9 persen. “Hasil survei itu berdasarkan debat capres tadi malam,” kata Direktur Eksekutif LSI, Dodi Ambardi, ketika dihubungi oleh Tempo, Selasa, 10 Juni 2014.
Menurut Dodi, ada perubahan dari yang tidak memilih menjadi memilih karena melihat hasil debat capres. Tingginya elektabilitas Jokowi, kata dia, karena dianggap mengungguli Prabowo saat debat. Sebanyak 47,5 persen responden menyatakan bahwa Jokowi membawa angin baru untuk kepemimpinan. Di lain pihak, angka untuk Prabowo 36,9 persen dianggap karena prabowo kurang mempunyai program yang jelas.
Survei dilakukan di tujuh provinsi. Di antaranya Jawa Barat, Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, serta tiga wilayah, yaitu wilayah barat, tengah, dan wilayah timur. Survei melibatkan 2.400 responden yang dipilih dengan menggunakan exit poll. Mereka diwawancarai dengan menggunakan telepon dan harus melihat debat capres terlebih dahulu

Jokowi hebat dan pertahankan kehebatan anda dengan lebih dekat lagi dengan pelaku UKM yang dikenal dengan Usaha Keluarga Miskin yang menopang perekonomian RI saat terjadi regulasi ekonomi 97 bahkan umur piutang UKM mencapai 74 hari.
debat kedua Bapak berhadapan langsung dengan lawan debat. mengenai program yang ada. Bapak yang dikatakan muka desa ga bisa diterima iternasional kata kubu sebelah. waktu Bapak kampanye ke jawa tengah Bapak diminta pakai bahasa jawa Bapak katakan muka desa tetapi pikiran internasional, debat nanti Bapak pasti bisa menyampaikan gagasan yang diterima bangsa Indonesia maupun dunia Iternasional melalui program manejemen gobal. dan bisa juga memakai bahasa Internasional dalam perdebatan nanti.
pa jokowi debat yang akan datang minggu 15 juni 2014 menyanpaikan program kebenaran dan realita yang ada kampanye di jawa tengah rakyat memimta bapa pakai bahasa jawa muka desa otak internasional banyak dari kubu sebelah meragukan bahkan malu bahwa bapa benar-benar desa tidak bisa bahasa internasional saatnya bapa menbuktikan bahwa bapa sebagai manejemen program yang sudah biasa melobi dunia internasional