Survei Indikator: Elektabilitas Jokowi Tinggi
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengusung Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo sebagai calon presiden 2014. Nama Jokowi diyakini dapat menarik kelompok pemilih sukarela yang belum menentukan pilihannya
Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, Selasa, 18 Maret 2014, sebanyak 22,4 persen pemilih sukarela akan memberikan suaranya kepada Jokowi. Disusul Prabowo Subianto 12 persen, Wiranto 5,9 persen, dan Aburizal Bakrie 4,9 persen.
“Sebanyak 43,4 persen pemilih belum menentukan pilihannya,” ujar Direktur Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi di Jakarta.
Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, nama Jokowi juga mendapat dukungan terbesar dibanding kandidat calon presiden lainnya. Dukungan terhadap Jokowi mencapai 41,5 persen.
“Kemudian Prabowo 16,3 persen, Wiranto 9,8 persen, Aburizal Bakrie 8,8 persen, Megawati 6,6 persen, dan Dahlan Iskan 2,5 persen,” ungkap dia.
Menurut Burhanuddin, mayoritas masyarakat Indonesia mendukung Jokowi karena sifat jujur, amanah, dan perhatian kepada rakyat. Masalah etis yang disuarakan oleh pihak yang tidak mendukung pencalonan Jokowi relatif masih kecil di tingkat massa.
Hal ini disebabkan oleh anggapan yang dianut mayoritas pemilih, baik di DKI Jakarta maupun nasional bahwa masalah-masalah di Jakarta berkaitan dengan kebijakan di tingkal pemerintah pusat.
“Inilah yang membuat pemilih seperti memaklumi jika Jokowi maju sebagai capres meskipun baru 1,5 tahun menduduki posisi sebagai gubernur DKI Jakarta,” kata dia.
Tak hanya itu, dukungan kepada Jokowi yang lebih tinggi dibanding calon lain juga disebabkan kinerja yang sudah dilakukan sebelumnya. Kinerja Jokowi dalam mencegah dan menanggulangi banjir, pelayanan kesehatan, pendidikan, penertiban PKL, pembangunan waduk sudah banyak dinilai baik oleh pemilih DKI.
“Namun kinerja Jokowi ini bukan tanpa cela. Dalam mengurangi kemacetan di Jakarta, Jokowi masih lebih banyak dinilai belum memuaskan,” jelas dia.
Survei ini dilakukan pada 2.050 responden di seluruh Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka dalam kurun waktu 18 Januari – 2 Februari 2014. Margin of error survei ini sekitar 2,4 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

maju terus untuk indonesia hebat….
saya sudah mengharapkan jokowi menjadi RI1 sejak maret 2012…. https://www.facebook.com/photo.php?fbid=393309664030894&set=a.196738567021339.51488.100000555913311&type=1&stream_ref=10
semoga Yang maha Kuasa melimpahkan berkat dan rahmatNYA dan menjadi jokowi RI1 2014-2024… AMIN
Sudah saatnya Indonesia dipimpin oleh orang yg rendah hati tetapi tidak minder, jujur, tegas, tidak menjaga jarak dengan yg dipimpin
indonesia hebat
aku siap mendukungmu pak jokowi maju terus pantang mundur walaupun lawan2mu menghadangmu dengan cara apapun.
bissmillah allahu akbar do’a selalu kupanjatkan untuk keselamatanmu untuk memimpin negeri ini.
jokowi hebat walau tanpa iklan , prestasinya mumpuni, pemimpin yg AMANAH, dah jelas PEMIMPIN YG AMANAH dan PANTAS JADI PEMIMPIN = PEMIMPIN PEMBERANI.
Ayo…. Maju terus Pak JOKOWI…..Warga Sidoarjo siap memberikan suara untuk jenengan……
maju terus untuk bpk joko wi yg hadir gag cuma milik wrga jakarta atau wong solo apalagi milik partai,tp hadir sebagai seorang jokowi yg trlaHIR dn d amanahkan oleh rakyat utk indonesia yg lebh brmartabat,brakhlak,idealis dn lbh maju lagi sprti yg d cita-citakan oleh sg proklamator kt BUNG KARNO yg smua’a hnya untuk kpentingan dr rkyat dn untuk rakyat indunesia,jgn gadaikan kami dgn embel” mneruskan cita bung karno sprti partai yg mengusung anda dn lain’a,,, kami yakin anda sukarnois dn jiwa anda sukarno yg tdk akan mau dn mempan d perdaya oleh bnyak kpentingan krna jiwa anda,darah anda adalah kpentingan bangsa dn rakyat indonesia,,slamat bejuang bung jokowi soekarno putra,,, rawe rawe rantas malang malang putung,,,kembalikan kjayaaan indonesia brsama bung karno brsama jokowi sukarno putra …MERDEKA
mimpinya para kecekik. lihat itu jakarta dan solo masalah belum selesai sudah kabur. janji doang saat kampanye. JOKOWI BUKAN PRESIDEN, PRESIDEN DONGENG TIDUR “IYA”
tolong jokowi jangan haus kekuasaan, anda belum berhasil jadi gubernur DKI, anda belum ada apa apanya, masyarakat jangan tergiur dengan blusukan jokowi, itu palsu,