HomenewsBerkat Jokowi, PDIP menjelma jadi ‘gadis cantik’ Log in

Comments

Berkat Jokowi, PDIP menjelma jadi ‘gadis cantik’ — 3 Comments

  1. jgn pernah mengaburkan pandangan/persepsi masyarakat dgn alasan penyeimbang krn justru bisa kontra produktif thdp keinginan rakyat knp kita tdk persatukan visi utk indonesia raya ini indonesia jaya yg tdk mdh dibunuh, diperkosa,dilecehkan spt budak yg tdk punya hak, tdk punya negara yg mampu membela rakyatnya di luar negeri, knp krn bangsa lain tau pimpinan kt tdk mampu membela rakyatnya dg baik cita -cita bangsa membangun bangsa yg bermartabat belum bisa diujudkan bangsa lain melihat kt sbg bangsa tempe

  2. Iklim politik dinegeri ini sudah mencapai kulminasi sehingga publik sudah merasa apatis terhadap partai-partai yang merasa negeri ini miliknya partai, tidak ada satupun partai yang membela kepentingan publik. Jika partai menyerukan suara rakyat pasti ada maunya, untuk itu pencapresan 2014 bukan memilih partai tetapi figur yang didambakan publik. Pada umumnya Ketum Partai sosok yang merasa lebih dari segala-galanya namun mereka tidak menyadari apakah pernah dilakukan secara tulus untuk kepentingan publik dan adakah perbaikan negeri ini pasca reformasi ternyata negeri ini tercabik-cabik oleh kepentingan partai, oleh karena itu biarkan publik memilih Capresnya sendiri secara tulus sehingga Presiden yang terpilih kelak bekerja dan melindungi rakyatnya secara tulus pula…

  3. Hingar bingar tahun politik, semua partai berlomba untuk menarik simpatik rakyat dengan berbagai cara ada yang mengatakan partai ini suara rakyat, partai itu pembela rakyat dan partai lainnya mengatakan akan memperbaiki kesejahteraan rakyat. Semua slogan demi rakyat. Ketum Partai yang merasa serba bisa dan mampu dari awal sudah mencanangkan pencapresan tanpa mempertimbangkan perasaan dan maunya rakyat, padahal rakyat menghendaki Pemimpin yang merakyat bekerja tulus bukan untuk golongan/partainya tertentu tetapi untuk rakyat didalam wilayah NKRI. Untuk tahun 2014 ini Rakyat dengan nurani memilih Pemimpin/Persiden bukan memilih Partai untuk itu berilah kebebasan memilih Pemimpinnya sehingga pemimpin yang terpilih kelak akan bekerja dengan tulus Rakyatnya dinegeri tercinta ini..