Jokowi: Kasus Lumpur Lapindo, Negara Harusnya Hadir!
Bakal calon presiden Joko Widodo menyayangkan sikap pemerintah yang membiarkan nasib warga Porong, Sidoarjo, terkatung-katung. Belasan ribu kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Menurut dia, pemerintah seharusnya ada di kala masyarakat membutuhkan.
“Yang ingin saya sampaikan di sini adalah ini yang penting bahwa dalam posisi seprti ini, dalam kasus seperti ini, negara harusnya hadir! Sebagai representasi dari kedaulatan rakyat,” ujar Jokowi saat mengunjungi tanggul di titik 21 Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (29/5/2014).
Pasangan Jusuf Kalla yang akan maju dalam Pilpres 2014 itu menilai negara melupakan rakyat ketika tidak hadir dalam situasi seperti ini.
“Kalau negara absen, artinya negara melupakan rakyat!” tukasnya disambut dengan teriakan namanya “Jokowi!!” dari warga.
Sejumlah korban lumpur lapindo yang hadir pun berlomba-lomba menyuarakan isi hatinya. Jokowi pun tersenyum dan mendengarkan mereka dari atas panggung.
“Sudah jelas kan? Sudah,” kata Jokowi mengamini keluhan-keluhan warga.
Untuk mengingatkannya akan persoalan lumpur lapindo ketika berhasil duduk menjadi pimpinan negara bersama JK, Jokowi menandatangani kontrak politik. Ada lima butir yang dijanjikannya dalam kontrak politik tersebut. Penanganan masalah lumpur lapindo ada pada butir keempat.
