Jokowi tak mau bikin koalisi gemuk
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan mandat penuh Joko Widodo (Jokowi) untuk menjalin komunikasi politik. Jokowi mempunyai hak penuh untuk berkunjung ke partai politik manapun.
“Jokowi diberi kewenangan penuh untuk membangun hubungan politik dengan semua elemen bangsa. Ibu (Megawati) memberikan mandat penuh membangun koalisi, semua ada di Jokowi,” terang Teten Masduki Anggota Tim 11 PDIP di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Jl. Taman Surapati No. 7 Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (12/4) malam.
Teten juga mengungkapkan PDIP tidak membangun koalisi gemuk. Hal tersebut demi kesuksesan pemerintahan ke depan.
“Koalisi ini kan terbuka. Agendanya membangun koalisi terbatas agar tidak mengganggu agenda perubahan,” ujar Teten.
Disamping itu, Teten juga membantah PDIP sudah mengantongi nama Calon wakil presiden (Cawapres) untuk Jokowi. Menurutnya hal tersebut harus dibicarakan dengan partai koalisi terlebih dulu.

I fully support Jokowi become the next Indonesia President and Ahok as Vice President.
Koalisi koalisi koalisi parpol2 berkoalisi apa betul suara rakyat masih didengar ? atau cuma rekayasa para politikus ? lain dimulut lain diotak lain dihati ? masihkah suara rakyat banyak didengar ? maaf saja jika koalisi tidak menyerap aspirasi rakyat banyak bakal ditinggalkan oleh pendukungnya karena sudah jelas dari rakyat oleh rakyat buat rakyat bukannya kembali memakai produk2 lalu yang sudah scrapped.
Sekamat membangun untuk R1 dengan harapan Indonesia lebih cepat maju daripada sekarang dan mohon kedepan LPDB lebih transparan dan pendanaan untuk membersarkan UKM benar2 terwujud dan penerimanya diumumkan disetiap daerah dengan produktif usahanya, sehingga mengurangi penyelewengan. Program UKM bukan top down, tapi sesuai dengan kebutuhan pelaku ukm yang ada. Bukan sekedar ada dan hanya makan2 di hotel tapi gak ada hasilnya.
sdrJokowi masyarakat Indonesia menunggu karya nyata anda sbg presiden cari wapres yg ideal pak JK tdk cocok JK terlalu besar sbg wakil dia cocok sbg bapak bangsa kalau ahok kasian dki ditinggal gubernur dan wakil sekaligus dan hrs ada yg meneruskan perbaikan jakarta klo prabowo bisa-bisa dia lebih berkuasa yg paling ideal dahan lkhsan tdk mata duitan pekerja keras dan terlihat qualitas selama memimpin bumn
pak Jokowi untuk memilih wakil presiden harap yang usia 40-60 th.siapa saja dia yg penting bisa diajak kerja sama . perlu koordinasi dengan Bu Mega serius…
SAYA tetap dukung pak jokowi tergantung pasangannya kalau dari abri tetap semangat kalau tidak ya pikir2 dulu